Clock

Online

Senin, 21 Februari 2011

Posisi ML Idaman Wanita


Setidaknya ada enam posisi bercinta yang disukai perempuan. Inilah posisi-posisi yang sering kali pria mampu "mengalahkan" wanita dan si wanita terbang melayang...

  - Kala bercinta setiap individu memiliki posisi yang menjadi favorit. Diperlukan komunikasi dua belah pihak untuk mendapatkan posisi bercinta yang memuaskan kedua pasangan.

Apa saja enam posisi bercinta yang digemari perempuan? Banyak perempuan merasa lebih nyaman dan berpeluang besar mengantarkan orgasme pada posisi ini.

Pertama, Women On Top

Jika perempuan meminta giliran berkendara, jangan berprasangka superior dan sejenisnya. Biasanya, karena perempuan itu dalam kondisi puncak dan penuh energi.

Pada posisi ini perempuan bisa memutuskan ingin mencapai orgasme klitoris atau jelajah G-spot.

Kedua, Posisi Duduk

Gaya bercinta seperti ini sering dilakoni pasangan usai ini makan malam yang romantis. Percintaan akan kelewat bergairah.

Si perempuan duduk di kursi yang sedikit lebih tinggi sehingga sejajar dengan posisi pria berdiri saat penetrasi. Posisi bercinta seperti ini mempercepat rangsang G spot, namun juga berpeluang ejakulasi dini. Karena posisi bercinta seperti ini dilakukan bukan di tempat tidur, sensasi spontanitas lebih terasa. Apalagi jika dilakukan di tempat umum.

Ketiga, Klasik Misionaris

Alias perempuan di bawah. Posisi ini tergolong legendaris dan menciptakan kedekatan amat sangat dengan pasangan.

Posisi ini mutlak memerlukan dukungan tempat tidur nyaman. Ini adalah posisi yang memungkinkan seluruh aktifitas fisik, mencium, menyentuh, meremas, main mata dan pijatan atas bawah dapat dilakukan dalam ritme yang diinginkan.



Keempat, CAT


Atau coital alignment technique, tergolong sederhana. Pada prinsipnya seperti posisi misionaris, namun si pria memajukan badannya beberapa sentimeter, sehingga Mr Dick lebih dulu menyentuh klitoris. Si pria meluruskan kakinya dan perempuan menaik-turunkan pelvis.



Kelima, Doggy Style


Gaya ini umumnya merupakan salah satu favorit pria. Karena lebih mudah menemukan G spot perempuan. Dan dengan sedikit usaha saja, si perempuan bisa orgasme berulangkali.

Penetrasi dari samping ini bisa menyentuh G spot wanita dari berbagai sudut. Lagi pula, doggy style secara alami dapat membuat Anda dan pasangan lebih liar dalam bercinta.

Keenam, Menyamping

Yang menjadi kesukaan perempuan adalah menyamping berhadapan. Karena badan hanya ditumpukan pada satu sisi, proses penetrasi bisa lebih lama dan pelan-pelan. Posisi ini dianjurkan untuk pria yang mudah ejakulasi. Untuk gaya ini diperlukan lebih banyak gerakan pelvis perempuan. Gunanya, agar sensasi bercinta tetap terjaga dan si pria tetap ereksi keras dan lama.

Kentut Saat Bercinta? Upss..Ga Lagi-Lagi


Pernah ga, saat asyik-asyiknya bercinta Anda kentut? Wah bisa jadi ga hanya rasa malu saja yang Anda alami, tapi hasrat bercinta pun langsung nge-drop. Wah bagaimana dong kelanjutannya?  

    - Banyak pasangan yang mengaku tak nyaman dengan tingkah pasangan mereka saat bercinta, seperti bersendawa, kentut, nafas bau, keseringan menggaruk, dll. Meski bisa jadi tindakan itu bukan sebuah kesengajaan namun tetap tak bisa dianggap enteng.

Nah, agar aktivitas di ranjang Anda bisa bebas 'musibah', ada baiknya Anda perhatikan tips sebelum bercinta seperti yang dikutip dari jurnal Commomsensediva berikut ini:

- Kentut?
Perhatikan makanan Anda

Seperti kita tahu, kentut adalah proses keluarnya udara dari perut yang bisa disebabkan oleh terdesaknya udara dari perut oleh makanan dan minuman yang Anda konsumsi dan tidak dikunyah dengan baik sehingga bahan makanan tertentu sulit dihancurkan oleh tubuh. Udara juga bisa jadi pemicu kentut, karena banyaknya udara yang ada di dalam perut terutama saat udara dingin atau posisi perut tertekan.

Untuk menghindari kentut sebelum bercinta, cobalah berbaring santai untuk menguras keluar cadangan gas di dalam perut, dan perbanyak konsumsi makanan yang mudah dikunyah dan dicerna, seperti rebusan sayur, dan jus buah. Hindari minum soft drink, makan telur dan daging. Kacang-kacangan juga mengandung zat gula (raffinose, stachiose, erbascose) yang membuat bakteri di usus akan memproduksi banyak gas. Jagung, paprika, kubis, kembang kol, susu juga menjadi penyebab kentut meski baunya tak sedasyat telur.

- Sendawa
Bukan hal yang seksi saat Anda tengah memeluk si dia, mendadak Anda bersendawa. Ga ingin moment indah ini jadi musibah, berarti ada yang salah dengan lambung atau perut Anda. Selain karena banyaknya angin di perut, makanan yang Anda konsumsi juga turut ambil peranan. Hindari makanan yang menghasilkan gas seperti ubi-ubian termasuk kentang, makanan pedas dan softdrink.

- Mulut bau
Jangan sampai saat Anda mau mencium pasangan ataupun mengeluarkan nafas, dia langsung mual. Sebelum bercinta, coba cek makanan yang Anda konsumsi, rajin-rajin berkumur dengan mouthwash, dan ketahui produksi air liur dalam mulut Anda. Menurut penelitian, produksi air liur dalam mulut berhenti saat Anda tidur, sehingga bakteri mengendap dan menimbulkan bau tak sedap.

Cobalah minum air putih bercampur air lemon, sebelum menggosok gigi di pagi hari. Dan singkirkan sisa air liur plus bakteri di lidah dengan alat pembersih lidah serta dental floss. Tentu saja hindari makanan atau minuman yang bisa menyebabkan bau mulut seperti petai, jengkol dan bawang.

- Bau Kaki
Maksud hati ingin mencumbu pasangan mulai dari ujung kaki, tapi aroma kakinya membuat Anda ilfil. Nah, untuk menyiasati hal ini, rajin-rajin merendam kaki dengan air dingin dan panas secara bergantian agar pori-pori kulit di kaki menjadi bersih dan bau berkurang. Mengganti kaos kaki setiap hari, menghindari sepatu berbahan sintetis yang tak memiliki pori-pori sebagai tempat bernafas bagi kaki.

- Garuk sana sini


Inginnya sih tampil seksi di mata pasangan, namun justru bertingkah layaknya monyet berkutu yang garuk sana garuk sini. Ih, sungguh memalukan! Jika hal ini Anda alami, coba cek lingeri yang Anda kenakan, bisa jadi Anda alergi dengan bahan-bahan tertentu, misalnya menimbulkan gatal bahkan kemerahan dan iritasi kulit.

Satu lagi, Anda tak perlu memaksa diri bergaya bak bintang film porno yang terlihat seksi dengan lingerie model G-string, karena bisa saja Anda justru tak nyaman dan terasa kaku. Nah jika belum siap memakai model yang macam-macam, kenakan pakaian dalam dari bahan katun yang bebas iritasi. Baju yang membuat Anda nyaman justru membuat Anda seksi, meski sekali-sekali Anda juga harus belajar membiasakan diri ber-lingeri seksi, asal jangan dipaksa!

Jika Anda bisa menyiapkan diri dan mematuhi lima tips bercinta di atas, hal-hal sepele yang membuat hasrat nge-drop tak akan lagi Anda alami. Bukan hal yang sulit untuk dilakukan, asal Anda bisa jaga kebersihan, urusan bercinta pun akan berjalan mulus tanpa hambatan.

Kenali Bagian Paling Sensitif Wanita dari Warna Kulitnya


Wanita dianggap sebagai makhluk yang penuh dengan keindahan, yang tercipta untuk melengkapi kehidupan lelaki. Tentu saja, tak semua kaum hawa diciptakan dengan kondisi fisik yang sama. Namun pada dasarnya, apa yang melekat pada diri mereka, selalu mencitrakan nuansa kelemahlembutan, keanggunan, keindahan dan yang pasti, kecantikan.  

- Namun demikian, tak ada manusia yang tercipta dengan begitu sempurnanya. Dengan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, di sisi lain, pastilah ada kekurangan yang dipunyainya. Hal itu terjadi pada pria maupun wanita.

Nah, marilah kita memfokuskan pembahasan kita untuk hal seksualitas, khususnya kaum hawa, yakni tentang bagian-bagian sensitif tubuh mereka, yang mungkin perlu diketahui oleh pria, terutama yang menjadi pasangannya. Dan hal ini bisa diketahui oleh pria salah satunya dari warna kulit pasangan mereka.

Pemahaman masing-masing pasangan tentu saja sangat dibutuhkan untuk menjaga keharmonisan hubungan dan juga untuk urusan di atas ranjang. Dan menurut salah satu kitab Jawa, seorang pria jika ingin memberikan kepuasan seks pada pasangannya, terlebih dahulu harus mengetahui bagian-bagian khusus yang paling sensitif dari tubuh istrinya.

Jika hal tersebut sudah diketahui, maka dalam berhubungan seks akan lebih mudah baginya untuk memberikan kepuasan birahi dan kenikmatan maksimal pada istrinya.

Seperti telah diterangkan di atas bahwa wanita diciptakan dalam berbagai macam warna kulit yang berbeda. Dan bagi seorang wanita, warna kulit bisa memberitahukan bagian tubuh mana dari mereka yang paling peka dan sensitif. Berikut ini bagian-bagian tubuh paling sensitif wanita berdasarkan warna kulitnya, menurut salah satu kitab Jawa tersebut.


Wanita Berkulit Putih

Wanita berkulit putih memiliki bagian sensitif pada seluruh tubuhnya dan kalau diraba akan memberikan 'nilai plus' padanya. Namun demikian, ada bagian-bagian tertentu yang paling sensitif, yaitu pada bagian batang paha bagian dalam sampai pangkalnya, kedua payudaranya, serta bibirnya.

So, bagi Anda kaum pria yang memiliki istri dengan jenis kulit ini dan ingin mengawali aktivitas di atas ranjang, mulailah warming up Anda dengan mencium bibirnya, kemudian teruslah ke bawah dan rabalah kedua buah dadanya, serta rabalah bagian pahanya sebelah dalam, dengan rabaan yang lembut dan gentle tentunya.

Wanita Berkulit Kuning

Wanita berkulit kuning memiliki sensitivitas di bagian batang lehernya, daerah belahan payudara hingga perut bagain bawah dan punggungnya. Jadi, untuk memulai permainan seks, sebaiknya para pria memulainya dengan menciumi batang lehernya, terutama pada bagian bawah dagu dan tengkuk. Kemudian berpindahlah ke belahan buah dadanya (bukan buah dadanya), lalu ke arah perut.

Rasakan getaran pasangan Anda saat anda menciumi daerah sekitar perutnya hingga daerah anak rambut di daerah vaginanya. Bisa dipastikan, bahwa pasangan Anda akan sangat menyukainya.

Wanita Berkulit Kemerahan

Seperti halnya wanita berkulit putih, wanita yang memiliki warna kulit kemerahan akan bergejolak birahinya jika dirangsang pada bagian payudara dan paha bagian dalamnya. 'Kelebihan' lain dari wanita berkulit kemerahan yakni mereka sangat sensitif bila disentuh bagian pantatnya.

Dan saat mengawali aktivitas seks dengan mereka, mulailah dari kakinya. Sentuhlah kakinya dan ciumilah kecil, kemudian naikkan tangan Anda menuju kedua pahanya. Saat Anda menciumi bagian pahanya, jangan lupa untuk meremas pantatnya. Hal itu akan memberikan sensasi lebih pada mereka, yang tentunya akan meningkatkan gairah untuk bercinta pula.

Wanita Berkulit Hitam Manis

Sensitivitas wanita berkulit hitam manis hanya berpusat di daerah sekitar kemaluannya. Jika istri Anda berkulit hitam manis, maka Anda harus pandai bermain-main di daerah ini, saat melakukan pemanasan sebelum bercinta. Anda bisa mempergunakan jari-jari Anda, bibir ataupun lidah Anda.


Dari penjelasan di atas, pada dasarnya daerah sensitif sebagian besar wanita memang hampir sama. Bahkan sebenarnya, wanita lebih senang jika seluruh bagian tubuhnya diraba ataupun diciumi saat pasangannya melakukan pemanasan sebelum bercinta.

Namun demikian, masing-masing wanita tentulah memiliki bagian paling sensitif di antara bagian-bagian sensitif pada tubuhnya, sehingga tak ada salahnya jika kaum pria memahami hal itu, untuk menciptakan hubungan seks yang berkualitas dan harmonis.

Selain itu, yang tak kalah pentingnya adalah rasa cinta, keselarasan hati dan pemahaman non fisik, yang juga menjadi hal penentu dalam kebahagiaan pasangan, dalam segala aktivitas mereka.

Ciuman Lebih Berarti Bagi Wanita Daripada Pria

Bagi setiap orang ciuman selalu memiliki kesan yang berarti, tapi tahukah Anda jika arti ciuman bagi pria dan wanita itu ternyata berbeda. Banyak penelitian menegaskan bahwa wanita ternyata menikmati ciuman lebih lama daripada pria. Itulah kenapa para wanita lebih mudah mengingat pengalaman ciuman romantis mereka yang pertama kali dibanding pria.   

  - Tim dari New York State University melakukan penelitian pada 1000 pelajar tentang skala dan arti berciuman bagi wanita dan pria.

Dari penelitian yang dilaporkan Evolutionary Psychology, dan dikutip dari BBC, Senin (03/09/07), wanita menggunakan ciuman sebagai sebuah cara untuk merespon rasa suka pada pasangan mereka, untuk mempertahankan keintiman, dan sebagai pengukur hangat atau dinginnya sebuah hubungan. Sementara pria lebih menilai ciuman untuk mendongkrak gairah seksual mereka.

Dari kuisioner yang didapat, diketahui pria kurang peduli saat mereka harus berhubungan seks, dan cenderung menomorduakan ciuman, karena ciuman bukan inti dari seks yang mereka lakukan.

Ketua penelitian Dr Gordon Gallup, menyebutkan pria bisa berhubungan seks dengan seseorang tanpa berciuman, berhubungan seks dengan seseorang yang tidak menarik, bahkan bersedia berhubungan seks dengan wanita yang mereka nilai masuk kategori bad kisser.

Dr Gallup juga menemukan persepsi yang berbeda akan ciuman pada hubungan pendek dan jangka panjang, meskipun dalam dua periode ini ciuman tetap menjadi ritual yang berarti bagi wanita.

Pada wanita yang menjalin hubungan jangka panjang, ciuman tak hanya menjadi sebuah aktivitas penting dari keseharian mereka. Lebih dari separuh sepakat ciuman sebagai cara mempertahankan hubungan. Berbalik dengan pria yang menganggap ciuman kurang begitu penting sejalan dengan lamanya hubungan.

Cara berciuman yang disukai wanita dan pria juga berbeda. Pria lebih menyukai ciuman basah atau ciuman lidah.

Meski ciuman adalah insting dasar manusia, namun dalam perkembangannya gaya berciuman akan terus berkembang untuk menjaga sebuah hubungan, meskipun lebih banyak yang menggunakannya sebagai variasi lain untuk meningkatkan gairah seksual, jelas Dr Gallup.

Menurut Gallup ciuman bisa bervariatif tiap negara dan budaya. Mulai dari ciuman yang sifatnya sakral sampai ciuman meningkatkan gairah antar pasangan.

Sementara itu Dr Glenn Wilson, pakar relationship dari Institute of Psychiatry, London, menyebutkan: "Ciuman digunakan setiap orang sebagai penguat ikatan dan penguji mekanisme.

"Namun dalam kenyataannya wanita lebih sering didiskriminasikan daripada pria. Pria dengan mudah keluar dan menebar benih mereka, sementara wanita harus bertanggungjawab dengan konsekuensi yang mereka ambil," tambah Wilson.

Seks Bikin Wanita Lebih Seksi

Seksi tak hanya berpatokan dari wajah yang cantik atau tubuh yang molek, namun wanita bisa merasakan seksi usai berhubungan seks. Mengapa? Temukan alasannya di sini. 

- Studi terbaru menyebutkan aktifitas seksual pada pria, wanita, atupun gay terbukti mampu menaikkan level testosteron, meski efek kenaikan testosteron lebih banyak dijumpai pada para wanita. Pada wanita kenaikan testosteron semakin memudahkan mereka mengalami orgasme, meningkatkan rasa percaya diri, dan membuat mereka jadi semakin terlihat seksi, seperti dikutip dari Discovery News, Minggu (11/03/07).

Hormon testosteron sendiri memainkan peran penting dalam perkembangan dan pemeliharaan karakteristik maskulin secara fisik pada laki-laki, meski wanita juga memilikinya dalam jumlah yang tak begitu banyak.

Dalam studi pertama (ada dua studi dalam riset ini) disebutkan wanita dan pria bisa merubah tingkat hormon mereka berdasarkan seberapa sering mereka berpelukan, bermesraan ataupun bersenggama, yang secara otomatis akan meningkatkan tingkat testosteron.

Naik dan turunnya tingkat testosteron memang berpengaruh pada kesehatan, meskipun kenaikan yang terdeteksi masih berada dalam batas wajar.

"Studi pertama kita menemukan efek positif pada kenaikan level testosteron," papar pemimpin studi Sari van Anders, peneliti dari Department of Psychology, Universitas Simon Fraser, Kanada, yang melakukan dua rangkaian studi bersama timnya secara terpisah.

Penelitian yang dipublikasikan untuk Jurnal Hormones dan Behavior, meneliti tingkat testosteron pada 49 wanita sebelum dan setelah berpelukan, bersenggama dan berlatih fisik.

Setelah melakukan aktifitas seks, responden diminta mengisi kuisioner termasuk pengalaman orgasme, tingkat hasrat seksual, dan perasaan yang mereka rasakan setelah bersenggama.

Dalam hal ini latihan juga ikut beperan, karena berlatih fisik juga turut mengubah kondisi biokimia seseorang.

Studi mencatat tingkat testosteron pada responden sebelum dan sesudah berpelukan dan berhubungan seksual, hasilnya level testosteron semakin naik setelah bersenggama. Semakin tinggi tingkat testosteron, orgasme pada wanita akan semakin baik, dan 'perasaan seksi' secara seksual semakin meningkat pada hari berikutnya.

"Kita masih belum tahu bagaimana tingkat testosteron bisa mengalami peningkatan setelah bersenggama dan setelah berhubungan fisik. Namun ada kemungkinan untuk melakukan studi lebih jauh termasuk tingkat testosteron pada kenaikan gairah seks, mood (suasana hati) yang lebih positif, dan menambahan energi," tambah van Anders.

Studi kedua juga meneliti kenaikan tingkat testosteron namun dilakukan pada responden berstatus single, monogamous (seks dengan satu pasangan) dan polyamorous. Mereka yang dikategorikan polyamorous adalah mereka yang memiliki komitmen hubungan seksual lebih dari satu pasangan.

Para peneliti menemukan, mereka yang masuk kategori poligami memiliki tingkat testosteron lebih tinggi dibanding yang single dan monogami. Berdasarkan teori, peneliti menyatakan 'pemeliharaan hubungan' dan persiapan untuk 'bersaing' juga ikut andil dalam peningkatan testosteron.

Secara eksternal persaingan tersebut memberikan efek yang baik sebagai senjata untuk menangkis pesaing lain, sementara secara internal lebih menyiapkan individu untuk bersiap memiliki anak.

Sementara studi lain menunjukkan bahwa sperma yang berasal dari pria yang berbeda harus bersaing untuk membuahi sel telur, meskipun wanita juga memiliki pengaruh untuk menentukan siapa 'pemenangnya'.

Peter Gray, professor assisten dari Department of Anthropology and Ethnic Studies, Universitas Nevada, Los Vegas, menyambut baik hasil dua studi yang berhubungan dengan tingkat testosteron dan hubungannya dalam kaitannya dengan sebuah hubungan dan aktivitas seksual. Gray sepakat bahwa hubungan sosial dan kelenjar seks (gonads) saling berpengaruh.

Gray juga menyarankan van Anders dkk melakukan studi lebih lanjut tentang hubungan aktifitas seksual dengan kondisi klinis yang mengakibatkan menurunnya gairah seksual dan energi.

Orgasme Dan Manfaatnya Buat Kesehatan




Seks tanpa orgasme, hmm rasanya kurang lengkap ya. Apalagi kalau kita tahu bahwa orgasme memiliki manfaat ekstra untuk kesehatan. Hmm, apa saja yah?

- Apa hebatnya seks tanpa orgasme! Pastinya setiap orang menikmati saat-saat puncak ini sewaktu bercinta. Biasanya, semakin bertambah usia, orang cenderung semakin tak menaruh perhatian pada hal-hal terkait seks. Setiap pasangan makin merasa nyaman dengan hubungan yang mereka jalani selama bertahun-tahun dan bahkan agak sulit menikmati romatisme di senja hari bersama pasangan, yang ada malah tenggelam dalam kesibukan pekerjaan masing-masing.

Sebenarnya, orgasme bukan hanya sekedar inti dari sebuah hubungan seksual, namun juga memiliki fungsi penting bagi kesehatan. Alfrde Kinsey, seorang psikolog melakukan penelitian tentang kehidupan seksual pria dan wanita di tahun 1950-an, yang membuatnya jadi terkenal saat itu. Akan tetapi informasi yang diluncurkannya sebenarnya lebih penting dari pada studi itu sendiri. Dalam salah satu laporan yang dirilis, Kinsey menyebut seks terbukti mampu mengurangi stress. Dalam laporan yang sama juga ditunjukan perbedaan besar dalam kekerasan dengan frekuensi seks dan orgasme. Bagi kebanyakan orang yang menikmati seks dan orgasme secara teratur lebih membuat mereka tak agresif dan tak melakukan tindak kekerasan dari pada individu yang kurang. Dari laporan ini, disimpulkan kalau kepuasan seks dan orgasme memiliki pengaruh jangka panjang dalam meredam kemarahan dan membantu keseimbangan kesehatan jiwa.

Studi yang dilakukan bertahun-tahun kemudian menunjukan bahwa frekuensi hubungan seksual dan orgasme memperkecil tingkat kematian pada pria dan wanita. Sebagai tambahan, seks juga mengurangi resiko penyakit jantung pada kaum wanita. Pasangan yang melakukan hubungan seksual secara aktif cenderung lebih menikmati kehidupan dengan resiko kesehatan yang lebih rendah dibanding dengan pasangan yang kurang aktif. Dudley Chapman, seorang gynecologist, meyakini kebenaran studi yang dilakukan oleh para psikolog di universitas Wilkes, yang menyebut orgasme membantu tubuh kita memerangi segala macam infeksi. Dan inilah alasan kenapa pasangan yang melakukan hubungan seksual secara aktif jauh dari penyakit.

Sebuah studi lain yang dilakukan di Melbourne, Australia menemukan korelasi antara ejakulasi dan kanker prostat. Beberapa pria berusia antara 20 hinga 50 tahun dilibatkan dalam penelitian ini. Studi ini mengungkapkan kalau frekuensi ejakulasi mampu mengurangi resiko menakutkan dari kanker prostat. Studi ini juga menerangkan kalau bukan hanya resiko kanker prostat yang berkurang, tapi ferkuensi orgasme juga mampu mencegah rasa sakit waktu buang air kecil pada para pria di tahun-tahun senior mereka. Dan disimpulkan dari studi tersebut kalau ejakulasi memiliki peran peting dalam memperbaiki kesehatan prostat serta mencegah masalah prostat untuk selanjutnya.

Sebenarnya, seks dan orgasme merupakan sebuah cara bagi tubuh kita untuk melepaskan stress dan kecemasan yang menumpuk sepanjang hari sejalan dengan aktivitas yang padat. Terlepas dari adanya bukti ilmiah atau bukan, yang perlu Anda sadari hanyalah bagaimana cara bersantai dan merasa tenang setelah Anda memperoleh orgasme dan Anda akan segera menyadari kalau tubuh Anda memang membutuhkan rehat dari realitas.

Vitamin E, Vitamin Cinta



Gairah seksual pria bisa saja naik turun. Bahkan, meskipun pria tersebut berpenampilan kekar mirip atlet. Banyak yang bilang, makanan berpengaruh pada gairah seksual pria. Benarkah makanan dan fungsi seks saling berkaitan?  
 
  Dalam buku 'Super Nutrition for Men', Ann Louise Gittlemen, Ms.CNS, mengatakan bahwa ada ketertarikan yang jelas antara diet dan seksualitas.

Fungsi tubuh termasuk fungsi organ seksual juga dipengaruhi antioksidan. Bahan ini tergolong mudah didapatkan. Vitamin A, C dan E yang termasuk antioksidan (juga berperan sebagai perusak radikal bebas) bisa melindungi dan memperbaiki organ seksual.

Vitamin E bahkan disebut juga vitamin cinta, saat ereksi penis dialiri darah yang mengangkut oksigen. Dalam hal ini fungsi vitamin e adalah penjaga agar darah tetap kaya oksigen sehingga fungsi seksual tetap berjalan dengan baik.

Sayangnya sulit memenuhi kebutuhan vitamin e dari makanan. Tapi bahan ini bisa diperoleh dari konsumsi suplemen sekitar 400 unit internasional setiap hari.

Selain vitamin E, yang tak kalah penting adalah selenium. Hampir separuh selenium tubuh pria diperoleh pada testis.

Sebaiknya mineral ini dikonsumsi 200 mikrogram sehari dan bahan ini mudah dijumpai pada bawang putih dan ikan tuna.

Tiram juga dipercaya sebagai afrodisiak (perangsang gairah) terbaik, karena dalam tiram banyak mengandung seng.

"Mineral ini adalah bahan dasar testosteron yang bisa turun akibat stress, kekurangan seng akan mengakibatkan impotensi dan menurunkan jumlah sperma," ungkap Gittlemen.

Gittlemen juga menyarankan untuk mengkonsumsi 50 miligram seng tiap hari. Selain tiram, dagung dan telur juga kaya mineral ini.

Kenali Kecemasan Gairah Seks Pria


  - Apa saja saja yang sebenarnya sering membuat pria khawatir mengenai masalah saat berhubungan seks? Bisa jadi rasa tak mampu membawa pasangan mencapai puncak orgasme saat berhubungan intim menjadi satu dari sekian banyak rasa kekhawatiran pria.

Selain itu, rasa minder dengan ukuran penis, rentang waktu lamanya berhubungan intim, atau cara jitu mengajak pasangan agar lebih aktif saat bercinta. Semua hal itu sangat umum ditanyakan pria perihal kehidupan seks mereka.

Masalah seksual sendiri bukan hanya masalah pria semata, karena itu wanita pun harus memahami bahwa gairah seks antar pria dan wanita selalu berbeda. Dari sisi biologis, misalnya, pria lebih agresif, sementara wanita lebih sensitif. Artinya, bila pria melihat wanita telanjang, ia akan merasa terangsang. Sebaliknya, rangsangan wanita umumnya lebih terlihat dari rayuan dan sentuhan fisik.

Pada kulit wanita terdapat titik-titik saraf yang sangat halus, dan bila diraba dengan lembut mudah menimbulkan terjadinya rangsangan. Sayang, kebanyakan pria tak sabar dan cenderung kasar, padahal tindakan itu justru menurunkan hasrat wanita, sehingga sulit untuk mencapai orgasme.

Masalah psikis sendiri juga turut menentukan kehidupan seks, sebab Mr. P dan ereksi adalah dua hal yang erat kaitannya, yaitu antara pikiran dan organ intim. Nah, kalau pikiran sedang kalut karena berbagai masalah, rasa marah atau karena rasa minder, bisa dipastikan gairah akan langsung drop.

Untuk membuat gairah seks Anda tak lagi melempem, tak ada salahnya Anda pelajari masalah-masalah yang sering membuat Anda cemas:

Periode Bercinta

Hubungan seks bukan dinilai dari lamanya waktu, melainkan mutunya. Jadi, hubungan intim yang berlangsung lama justru tak baik karena wanita semakin tersiksa dan merasa sakit. Yang baik adalah tepat waktunya. Artinya, masing-masing bisa mencapai orgasme. Kapan itu? Tidak ada patokannya, sebab hubungan intim antara pasangan yang satu dengan lainnya selalu berbeda. Demikian pula hubungan intim yang dilakukan satu pasangan dalam waktu yang berbeda-beda. Bisa saja hanya berlangsung 5 menit, tapi pada kesempatan lainnya justru sampai 30 menit.

Siapa Lebih Dulu Orgamse

Idealnya orgasme dicapai saat bersamaan, tapi sangat sulit dilakukan mengingat perbedaan ritme biologis pria dan wanita. Nah, sebaiknya pria harus mengusahakan pasangan lebih dulu mencapai orgasme. Untuk itu, pria harus berusaha menahan orgasme karena jika pria lebih dulu mencapai orgasme, seringkali mereka jadi tidak sabar, terburu-buru, dan gagal membawa pasangannya sampai ke puncak orgasme.

Dalam hal ini pria harus belajar mengontrol emosi dan menjaga kondisi. Artinya, di samping harus sering berolahraga, juga mengatur keseimbangan gizi makanan.

Ukuran Mr. P

Tak sedikit pria merasa Mr. P-nya kecil, sehingga merasa minder terhadap wanita, padahal kebahagiaan seksual tak tergantung dari panjang-pendeknya penis. Wanita bisa mencapai orgasme, semata-mata bukan karena rangsangan Mr. P penetrasi ke dalam liang senggama. Tapi karena sentuhan lembut di daerah bibir Miss V atau pada paha dan klitoris, serta seluruh permukaan tubuhnya.

Semua bisa dilakukan dengan elusan tangan maupun secara oral. Cara oral sendiri akan memberi kenikmatan lebih besar dan mudah membawa wanita mencapai orgasme. Sehingga setelah penetrasi tak jarang wanita mendapat multiple orgasme.

Lalu bagaimana pria tahu bahwa pasangannya sudah mencapai orgasme? Pria bisa melihat dari dari desahan napas, dan irama nafas yang berubah. Tapi kendati sudah mencapai tahap ini, sebaiknya pria tak perlu buru-buru, cobalah menunggu beberapa saat lagi sampai kenikmatan pasangan meningkat.

Dengan cara ini kendati masa ejakulasi pria cukup singkat, tapi tidak mempengaruhi hasrat pasangan. Teori inilah yang jarang dipahami pria sehingga pria cenderung mencapai orgasme, pasangannya justru belum apa-apa.

Gagal Orgasme, Impoten?

Tahukah Anda jika sebenarnya impoten berawal dari beban pikiran sendiri, yaitu kegagalan yang terbawa ke alam bawah sadar Anda, sehingga justru membuat Anda benar-benar impoten.

Sebaiknya jangan pernah memikirkan kegagalan agar hal tersebut tak akan terjadi pada Anda. Namun selain beban pikiran, impotensi bisa pula terjadi karena komplikasi penyakit biologis, seperti pada pasien diabetes.

Kerja Mr. P memang tidak diperintah oleh otak, tapi jika pikiran sedang kalut bisa membuat Mr. P tidak bisa ereksi. Karena itu cobalah belajar lebih bisa mengontrol emosi dan selalu berpikir positif bahwa Anda mampu membahagiakan pasangan.

Hasrat Pasangan

Dalam hubungan intim, tak perlu harus pria yang berinisiatif terlebih dahulu, wanita pun diharapkan bisa berperan aktif. Tapi bagaimana pria tahu bahwa pasangan mereka telah memiliki hasrat itu? Pria bisa mengetahuinya melalui perubahan sikap wanita.

Dalam hubungan intim, rasa ingin tadi sebaiknya berawal dari wanita. Alasannya, dibanding wanita, hasrat pria lebih gampang timbul. Apalagi pria biasanya lebih dulu orgasme dibanding wanita.

Wanita Selalu Pasif

Lingkungan dan ajaran sejak dini yang mendorong wanita lebih bersikap tertutup dalam berhubungan seks. Dan hal ini lah yang sering membuat pria kesulitan membawa meraih orgasme. Padahal sebenarnya wanita berhak meminta, bahkan berterus terang memberitahu dan menuntun pria menuju 'zona erotis'nya. Dan dalam hal ini pria harus cepat tanggap.

Studi: Yang Kurus Lebih 'Hot' di Ranjang


Ternyata kegemukan tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan tapi juga kehangatan di ranjang. Sebuah penelitian baru menemukan bahwa orang-orang bertubuh kurus juga memiliki 'kemampuan' lebih besar dalam urusan ranjang. 

     Sebuah penelitian yang dilakukan di AS, menemukan bahwa orang-orang yang mengalami obesitas, dan lalu menguruskan tubuh akhirnya dapat menikmati kehidupan seksual yang lebih menyenangkan, selain juga membuat merasa lebih sehat. Laporan tentang penemuan ini diungkapkan di pertemuan rutin yang digelar Obesity Society, di Vancoouver, Kanada.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh direktur Diet and Fitness Center di Durham, Martin Binks, diduga orang-orang yang mengalami obesitas secara signifikan rata-rata tinggi mengalami kualitas hubungan seksual buruk. Namun, "hanya sedikit yang diketahui tentang pengaruh pengurangan berat badan dalam masalah ini,' ungkap peneliti tersebut.

Dalam studi yang mereka lalukan, Binks dan koleganya melakukan percobaan data kualitas seksual dari orang-orang yang menguruskan badannya. Percobaan tersebut dilakukan pada 161 wanita yang mengalami obesitas dan 26 pria yang juga mengalami obesitas. Data tersebut dikumpulkan tiap tiga bulan selama dua tahun. Untuk mengukur kualitas seksual dalam kehidupan, para peneliti menggunakan berbagai pertanyaan standar yang berjudul 'Pengaruh Kegemukan Pada Kualitas Dalam Kehidupan.'

Diantara faktor yang disebutkan dalam survey tersebut antara lain: perasaan seksual yang tak menarik, kurangnya gairah seksual, keengganan terlihat dalam keadaan tanpa busana, kesulitan melakukan kegiatan seksual, menghindari rangsangan seksual, dan kurang menikmati aktivitas seksual.

Secara garis besar, orang-orang dalam studi ini kehilangan 13% berat badan mereka selama dua tahun, ungkap Binks. "Pada awal percobaan, baik pria maupun wanita yang berpartisipasi mengindikasikan kalau mereka mengalami kesulitan yang signifikan dalam segala wilayah terkait kualitas seksual dalam kehidupan," ujar peneliti ini.

Para wanita, lebih banyak mengalami kesulitan dari pada kaum pria. "Bagi para wanita, tak ingin dilihat dalam keadaan tanpa busana dan tak dapat menikmati aktivitas seksual merupakan sebuah masalah yang menggangu," ujar Binks.

Akan tetapi, kehidupan seksual, baik bagi pria maupun wanita jauh lebih baik saat mereka kehilangan beberapa kilo dari berat mereka. "Perbaikan kualitas kehidupan seksual terhubung langsung dengan kehilangan berat badan, dan sepertinya mereka mencapai tingkat maksimal saat mampu mengurangi berat badan sebesar 12%," ungkap Binks.

67% dari wanita mengatakan, kalau mereka merasakan tak menarik secara seksual di awal studi. "Lazimnya turun hingga 26,4% dalam setahun dan tetap stabil," ujar Binks. "Sedang yang tak diinginkan terlihat tanpa busana turun dari 62,7% hingga 34,3%," tambahnya. Dan ada pengurangan serupa di area lainnya.

Sementara itu, ada perbaikan serupa pada kaum pria, ada beberapa pria dalam studi ini yang dapat membuat definisi kesimpulan yang sama. Bagi para pria, tidak menginginkan terlihat tanpa busana dan tak dapat menikmati hubungan seksual merupakan dua masalah penting, seperti halnya para wanita.

"10% kekurangan berat badan yang signifikan memperbaiki hampir sebagian besar masalah kesehatan. Nampaknya kualitas kehidupan seksual makin membaik seperti segala masalah terkait berat badan yang juga jadi lebih baik," ujar Binks.

Mengapa Wanita Tidak Tidur Setelah Bercinta



Kok ditinggal tidur? (c) impactlab
Ada beberapa alasan mengapa wanita jarang tertidur sesaat setelah melakukan hubungan seksual.

Setelah puas melakukan hubungan seksual, pria cenderung ingin makan, merokok, atau tidur. Sedangkan wanita akan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka (ditemukan bahwa buang air kecil setelah melakukan hubungan seksual dapat mengurangi resiko infeksi pada sistem urinary) atau ingin berbincang-bincang dan memiliki moment yang lebih intim. Kecuali jika mereka memang sudah sangat mengantuk dan dengan cepat tertidur.

Kenyataannya, banyak wanita yang tidak dapat tertidur dengan cepat setelah berhubungan seksual. Abby Spector, seorang kolumnis yang juga lulusan dari studi Feminine sexuality / Gender / Sexuality di Wesleyan University, menemukan beberapa alasan penyebabnya.

1. Ketika berejakulasi, pria melepaskan hormon pada otak. Ada banyak tipe hormon yang dilepaskan selama proses ejakulasi, seperti prolactin, vasopressin, dan oxytocin. Hormon-hormon inilah yang memberi efek kepuasan, ketenangan, dan mengantuk.

2. Hampir semua wanita merasa berhasrat lagi setelah mereka terstimulasi secara seksual. Hal ini membuat Anda ingin terus melanjutkan "sesi Anda". Jika hasrat tidak terpenuhi dengan baik, maka Anda akan merasakan energi yang meledak-ledak. Energi seperti ini yang kemudian harus disalurkan, baik dengan membersihkan tubuh Anda di kamar mandi, atau dengan membuka laptop Anda lagi.

3. Setelah sesi berhubungan seks, pria akan mengalami fase pemulihan yang membuat mereka tidak mungkin lagi berorgasme untuk kedua kalinya. Penis pria akan menjadi sangat sensitif dan stimulasi seksual sebenarnya dapat membuat penis sakit. Proses pemulihan ini tidak ada dalam dunia seks wanita, oleh karena itu wanita cenderung masih bergelora dan siap untuk sesi selanjutnya.

4. Hubungan seksual yang menimbulkan orgasme lebih umum dialami pria daripada wanita. Belum lagi ketika pasangan Anda telah berejakulasi sedangkan Anda masih berada "di tengah-tengah" klimaks, Anda tidak akan bisa tidur saat itu. Sayangnya, pria tidak menyadari situasi seperti ini, yaitu bahwa wanita memiliki antiklimaks.

5. Apakah Anda pernah memperhatikan pasangan Anda menjadi bergelora hingga wajahnya berkeringat saat sedang berhubungan seksual? Apakah Anda tidak bertanya-tanya mengapa wanita tidak merasakan tekanan dan perasaan kuat yang sama selama berhubungan? Pria nampak benar-benar harus mengeluarkan energi dibandingkan dengan wanita. Itulah sebabnya mereka mudah tertidur setelah itu.

Lantas apa yang seharusnya para wanita lakukan saat mereka masih memiliki banyak energi setelah berhubungan seksual? Anda bisa mencoba morning sex. Selain tubuh Anda masih segar, setelahnya Anda akan merasa bersemangat untuk memulai hari Anda.

Kissing Tips: Lakukan Seperti Berdansa!



(c) blogspot
Ingin tahu rahasia berciuman tahan lama dan tak canggung? Tidak cukup hanya trik sesaat.

  Belum pernah merasakan ciuman pertama? Valentine tahun ini boleh saja berharap akan mendapatkan pengalamanblissful ini untuk pertama kalinya. Eh.. tidak perlu gugup dan bertanya pada semua teman bagaimana pengalaman mereka berciuman! Setiap orang memiliki saat 'pertama kali' dalam hidupnya, namun mereka yang cerdik belajar lebih awal dan berusaha agar tidak nampak 'baru pertama kali'. Sebaliknya, mereka yang tidak belajar akan selalu nampak 'baru pertama kali' dalam segala hal. Begitu pula dengan berciuman atau kissing.

Berdasarkan hasil studi, pria cenderung tergoda untuk melanjutkan ke hubungan intim yang lebih jauh dengan wanita yang tidak terlalu pintar berciuman. Mungkin dia merasa tidak puas dan ingin merengkuh Anda lebih jauh. Padahal memutuskan untuk berciuman tidak berarti memberikan tubuh Anda seluruhnya kan? So, buat ciuman Anda begitu berarti bagi dia. Berikut ini tipsnya.

Healthy mouth

Bibir kering, mulut bau dan sering sariawan? Uugh... jika Anda mengalami masalah-masalah tersebut, Anda perlu perawatan rongga mulut yang baik. Lakukan check-up rutin setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi Anda, gigi berlubang, karang gigi dan plak adalah biang bau mulut dan berbagai masalah lainnya.

A pocket of mints

Tidak ada yang menyalahkan jika mulut Anda bau kambing setelah makan gulai kambing, tapi Anda bisa mengatasinya agar pasangan tidak terganggu. Sediakan selalu permen mint di kantong tas Anda, yang chewy adalah paling baik karena bisa membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi.

Dancing

Rahasia berikutnya adalah cara mencium itu sendiri. Seperti halnya orang berdansa, Anda harus bisa merasakan ritme yang dibuat oleh pasangan Anda. Dia senang mengecup dan menjelajahi bibir Anda, maka ikutilah gerakannya. Jika dia senang memainkan lidahnya, Anda harus mengimbanginya dengan membuka bibir sedikit dan ikut memainkan lidah. Kadang kala pasangan memiliki sisi lemah dalam berciuman, Anda harus peka dan melengkapi kekurangan ini.

5 Flirtlicious Valentine Tips On Your Bed!


(c) qack
Mungkin Anda adalah tipe romantis yang mendambakan makan malam di sebuah cafe dengan menu spesial, red wine dan sekotak cokelat. Namun lupakan the ordinary dinner tersebut, karena kami akan memberikan ide romantis 'terpanas' yang takkan terlupakan.


Let's get started, Honey!

Tips 1...

Dulu!

Makan malam di sebuah restaurant/ cafe, berbarengan dengan pasangan lain yang tak mau kalah romantisnya dengan si dia. That's so boring!

Sekarang!

Makan malam di rumah, dengan ruangan remang. Menu yang Anda masak sendiri, hot lingerie di balik gaun seksi, dan Anda sebagai dessertnya!

Tips 2...

Dulu!

Menyuapinya sekotak cokelat setelah dinner di dalam mobil, dengan tangan Anda. oh come on, mengapa Anda tak mencoba hal liar yang membawa Anda ke dalam petualangan seru dan romantis?

Sekarang!

Gigit cokelat di satu sisi dan suapi si dia dengan bibir Anda yang menggoda. Biarkan cokelat itu lumer di antara bibir Anda dan bibirnya. And the next is, sweetest hot kiss between you and him. A melted kisses!

Tips 3...

Dulu!

Mengerlingkan mata dan menggoda si dia dengan senyuman manis Anda. Dengan kaki yang mulai nakal di bawah meja.

Sekarang!

Lakukan gerakan nakal dan naiklah ke pangkuannya, karena dinner romantis malam ini hanya ada Anda dan si dia. Melompatlah sedikit di atasnya dan bisikan bahwa dessert sesungguhnya ada di balik gaun seksi yang terbungkus rapi. Roarrrr!

Tips 4...

Dulu!

Bergandengan tangan masuk ke dalam mobil dengan tubuh lelah dan ingin segera tidur setelah nonton film romantis dan dinner istimewa.

Sekarang!

Mari gandeng tangannya menuju bukit kembar Anda dan mulailah foreplay dengan sedikit tarian sensual yang akan membuatnya tak sabar membopong Anda ke kamar.

Tips 5...

Dulu!

Jika masih beruntung, maka Anda akan mendapatkan beberapa menit aksi ranjang yang mengesankan. Namun, kebanyakan Anda dan si dia sama-sama kelelahan dan segera tidur untuk aktivitas esok hari.

Sekarang!

Ajarkan padanya untuk melepas satu per satu kostum Anda. Here we go, it's a dessert time. Suguhkan dessert yang tak terlupakan untuk si dia. Jangan keburu menanggalkan semua kostum Anda. Namun lakukan permainan seru yang akan membuat aksi panas berlangsung lebih lama.

Lupakan merayakan Valentine bersaing bersama ratusan pasangan yang menikmati an oldies dinner di restaurant/ cafe. Miliki dinner romantis yang hot di rumah sendiri dengan dessert istimewa yang pasti akan memuaskan Anda berdua. Oh la la, sudah tak sabar dear?

Kekuatan Bra Bakar Api Asmara



Kamu yang lepas dong say... (c)glamour.com
Bra hanya sebagai penyangga payudara? Itu dulu... 

Manfaatkan kekuatan super dari bra Anda dan coba hal berikut:

1. Tirukan aksi seorang polisi dengan memborgol tangan pasangan dengan bra Anda.

2. Pakai bra tipis atau berwarna putih. Ketika mencuci piring, buat diri Anda basah dengan "tidak sengaja".

3. Ketika Anda ingin melepas bra dan celana dalam, mintalah suami melakukannya.

4. Tetap pakai bra Anda ketika berhubungan intim dengan doggy-style. Untuk menambah kesan seakan-akan Anda seorang anak yang dipegangi agar tidak lari, bilang padanya untuk mencengkeram bra Anda ketika dia beraksi.

5. "Ketika kamu menemukan ini, seks menunggumu." Ucapkan dengan nada menggoda dan segera sembunyikan bra Anda. Bisa Anda letakkan pada laci meja kerjanya, kamar mandi Anda, atau di dapur. Siapkan diri Anda dengan memakai lingerie yang hot.

Wah... Jadi makin romantis nih... 

Miss Cheerful Alert!


(c) mirror
Berikut adalah berbagai produk yang harus Anda hindari... for your own sake! Scented anything

Yes, ladies, hindarkan Miss Cheerful dari penggunaan sabun, pembalut, tisu, atau produk apapun yang menggunakan pewangi! Jangan tergoda dengan aroma yang ditawarkan. Faktanya, penggunaan produk ini justru merusak pH balance daerah kewanitaan, dan bisa menumbuhkan bakteri jahat!

Waxing cream

Jika Anda memiliki kulit sensitif, sebaiknya jangan coba-coba menggunakan segala jenis removal lotion untuk daerah Miss Cheerful. Tak mau kan sampai terkena alergi di bawah sana? Remember, it's always savest to shave, dear!

Oil Based Lubricant

Well, lubes are definitely amazing. Tapi jika tidak ingin membahayakan Miss Cheerful Anda, jangan gunakan lubrikan yang berbahan dasar minyak. Produk ini susah dibersihkan, dan akan bertahan di daerah kewanitaan Anda berhari-hari. Miss Cheerful jadi sumber bakteri? It's a big no!

Pentingnya Pengalaman Seks Pertama


(c) dwsmg
Terlalu dini atau terlambat memulai kehidupan seksual sangat menentukan kehidupan Anda selanjutnya. 

Banyak orang masih menganggap kehidupan seksual baru boleh dimulai ketika seseorang menikah. Tidak ada yang salah dengan hal ini, kecuali pengetahuan tentang seks yang seharusnya dimulai di waktu yang tepat. Para sexologist di Amerika membuktikan bahwa mereka yang memulai kehidupan seks terlalu dini ataupun terlambat akan lebih sering menghadapi masalah keintiman dibanding dengan yang lain.

Data statistik menunjukkan mereka yang kehilangan keperawanan terlalu dini memiliki persentase penyakit kelamin yang lebih tinggi. Selain itu, mereka akan cenderung memiliki banyak pasangan seks dan lebih sering berhubungan seks dalam keadaan mabuk. Sedangkan bagi mereka yang melakukan hubungan seks untuk pertama kali namun di usia terlambat akan lebih sering menderita penyakit seks disertai dengan masalah psikologis. Contohnya, pria akan menghadapi masalah dalam berereksi.

Menurut para sexologist, rentang umur yang pas untuk memulai kehidupan seksual adalah antara 17-18 tahun. Pengalaman seks pertama pada umur 14 tahun dan kurang dari 14 tahun dianggap terlalu dini, sedangkan mereka yang memulai kehidupan seks pada umur 22 tahun atau lebih dari itu adalah mereka yang termasuk kategori terlambat.

Sejarah Berciuman, Siapa Sih Yang Memulai?


Beberapa waktu silam, para peneliti menemukan bahwa kenikmatan berciuman adalah ketika bibir dan bibir bertemu, dan ada sebuah lonjakan elektrik yang terjadi, belakangan ini diketahui sebagai lonjakan hormon. Sebenarnya, siapa sih yang memulai aksi berciuman ini?
  
- Tak ada yang tahu pasti siapa manusia yang mengawali ciuman, dan tak ada yang mengklaim hal tersebut. Namun, yang jelas, berciuman ini sudah ada sejak berabad-abad lalu dengan cerita yang unik dan berbeda-beda.

Romawi Kuno

Di jaman Romawi kuno, ciuman tidak dilakukan dengan kekasih atau keluarga saja. Di jaman itu, ciuman merupakan sebuah kegiatan menyapa. Jadi, siapapun orang yang ditemui pada hari itu selalu disapa dengan sebuah ciuman, entah itu tukang sepatu yang ada di pasar, orang asing yang ditemui di jalan, atau orang yang tidak Anda suka sekalipun. Mungkin, pada jaman itu, berciuman bisa disamakan dengan berjabat tangan di jaman sekarang.

Jika dipikir lagi, iuewww... bagaimana mungkin berciuman dengan orang yang tidak dikenal? Well, itulah yang dilakukan jaman dahulu.

Mesir Kuno

Berbeda dengan cerita yang pernah diungkapkan film dan novel, dipercaya Cleopatra sang ratu penakluk hati pria, belum pernah mencium seorangpun. Dalam sejarah Mesir Kuno, seperti dikutip dari buku Seni Berciuman karangan Nick Fisher, berciuman belum dikenal oleh siapapun. Tak ada laporan sejarah yang mengatakan, bahwa berciuman itu pernah dilakukan.

Hmm... jadi, apakah ciuman Cleopatra di film itu hanya sekedar skenario belaka?

Italia

Pada jaman pertengahan, di Italia, disebutkan bahwa apabila ada seorang pria yang berani mencium seorang wanita di depan umum, maka pria itu bermaksud menikahinya. Bisa dibilang, inilah cara para pria pada jaman itu, untuk melamar seorang wanita.

So romantic, untuk itulah banyak orang berpikir bahwa pria Italia adalah pria bertipe romantis.

Naples, abad ke 16

Dahulu di Naples, berciuman merupakan kegiatan yang ilegal dan melanggar hukum. Apabila ada orang yang nekat melakukannya, maka mereka akan dikenakan sanksi hukuman mati.

Di Hartford, Connecticut

Adalah sebuah hal yang dilarang oleh hukum apabila seorang suami mencium istrinya di hari Minggu. Tak diketahui jelas alasan yang sebenarnya, mungkin masih dikaitkan dengan tradisi keagamaan, karena hari Minggu pada umumnya umat Kristiani beribadah.

Indiana

Nah, dari semua sejarah ciuman, mungkin inilah yang paling unik dan lucu. Di Indiana, ada sebuah hukum yang tidak memperbolehkan pria berkumis, mencium seorang wanita. Hal ini dihubungkan dengan masalah higienitas. Kumis dianggap membawa banyak bakteri dan kuman, tidak higienis.

Di Asia

Hingga saat ini, di Asia, ciuman masih dianggap tabu apabila dilakukan di depan umum. Ciuman terasa lebih afdol apabila dilakukan di tempat yang privat. Banyak orang yang menjadi bahan gunjingan, apabila berani berciuman di depan publik. Hal tersebut dianggap melanggar etika dan tidak sopan.

Siapapun yang mengawali berciuman ini, tentunya ia sangat tahu bagaimana manisnya sebuah ciuman. Dan kita patut berterima kasih kepadanya.

The Rules Before Pleasure



Blowjob, fake orgasme, ‘beraksi’ liar – apa yang sebenarnya ia inginkan tentang seks? Survei Cosmo ini bisa membantu Anda.

   Coba tanya pasangan Anda tentang apa yang ada di pikirannya dan Anda akan dibuat kehilangan akal. Di antara banyak hal yang sering ia utarakan, masalah seks tidaklah termasuk salah satunya. Hasrat seks pastinya bukan sesuatu yang bisa ia tolak, tapi ia akan merasa sulit untuk mengungkapkan keinginannya. Nah, melihat hal ini, Cosmo melakukan survei tahunan kepada pria tentang rahasia intimasi mereka. Dan nyatanya...

It’s Only a One-night Stand

Tentunya banyak dari Anda yang ingin mengetahui apakah si dia munafik atau memang hanya menginginkan one-night-stand. Satu dari sepuluh pria mengatakan mereka akan berpikir dua kali untuk memulai hubungan jika Anda ‘tidur’ dengannya di malam kencan pertama. Berdasarkan poling tersebut, 76% pria mengatakan mereka akan jatuh cinta kepada wanita yang memiliki kepribadian yang baik, dan yang bisa membuatnya tertawa.

“Dan jika si pria tahu mereka bisa meniduri Anda dengan mudah, maka mereka merasa tidak perlu untuk mengetahui lebih tentang pribadi Anda,” ujar Dr. Ian Kernes, seorang seks terapis.

Anda ingin lanjut ke kencan berikutnya? Jangan berikan kesan ia bisa mendapatkan Anda hanya untuk satu malam saja. “Kasih tahu apa yang Anda suka dan tidak suka. Atau, dengan kata lain, tunjukkan kalau Anda tidak ‘murahan’, dan karenanya ia akan lebih berhati-hati, dan menyesal sempat berpikir seperti itu,” tambah sang dokter. Jadi tunjukkan kepribadian Anda, dan nantikan waktu kencan berikutnya.

Blowjob Bukan Masalah

Anda selalu menganggap blowjob menjadi hal utama yang dinantikan oleh pria. Mereka memang sangat menyukainya, tapi Anda tentunya tidak ingin dikenang olehnya hanya karena “si A sangat hebat memberikan oral seks” atau bahkan “si B terlihat sangat seksi di balik lingerie merahnya.”

“Setiap pria pasti pernah berfantasi tentang wanita telanjang yang mau melakukan apa saja dan yang mau ‘bermain’ dengan lampu menyala”, kata Dr. Ian. “Hal ini menunjukkan bahwa dia tipikal wanita yang nyaman akan bentuk tubuh mereka dan kemampuannya untuk ‘beraksi’ serta menikmati seks.”

Jika Anda bisa memuaskan si dia, maka Anda akan merasa seperti baru saja memenangkan The Amazing Race. Jadi, teruslah berlatih. “Wanita yang bisa melakukan masturbasi adalah mereka yang cukup nyaman di atas ranjang,” ujar Dr. Pam Spurr seorang sex guru. “Mereka tahu bagaimana memuaskan diri dan menyentuh bagian tubuh mereka sendiri.” Tapi jangan monoton coba lakukan aksi ranjang sendiri dengan cermin di hadapan Anda. Hal ini akan membantu Anda melihat sesi intim dari sudut pandang si dia. It’s very sexy and sensual...

Fantasi si Dia: Threesome

Anda mungkin berpikir ini pertanda ia mendambakan wanita lain atau ia ‘haus’ atensi seks yang sangat tidak mungkin diwujudkan. Tahukah Anda, berdasarkan suatu survei, banyak pria ingin melakukan threesome, selain phone sex dan role playing?

Anda tidak menyukainya? Jangan khawatir. “Anda tak harus membagi ‘pangeran’ Anda dengan wanita lain hanya untuk threesome,” kata Dr. Ian. “Katakan saja kalau Anda tak mau melakukannya. Tapi Anda bisa meminta si dia untuk berandai-andai tentang apa yang ingin ia lakukan terhadap Anda dan wanita lain kalau bisa melakukan threesome. Pastinya, si dia pun akan mencapai orgasme dengan fantasi tersebut.” Tak ada salahnya dengan berandai-andaikan?

Orgasme Palsu

Jangan pikir hanya Anda yang juara dalam hal ini, tapi ternyata dia juga bisa memalsukan orgasmenya, lho! “Pria tentunya harus lebih cerdas dalam melakukannya,” ujar Dr. Ian. “Ia bisa melumurkan lubricant. Ini akan menghasilkan cairan seolah-olah ia sudah orgasme, dan Anda pun tak akan mengiranya.”

Tapi beberapa hal yang perlu diketahui: alasan ia melakukannya sama seperti Anda melakukan fake orgasme. Anda melakukannya karena ingin menjaga ego si dia, atau menunjukkan bahwa Anda benar-benar menikmatinya, walaupun Anda bisa berpikir kalau Mr. Happy si dia tidak sampai ke G-spot yang tepat.

“Jika Anda rutin melakukannya, maka Anda akan terjebak di dalam kehidupan seks yang tidak memuaskan,’ Dr. Pam memperingati. “Jika Anda melakukannya beberapa kali, si dia mungkin akan berpikir bahwa ia melakukan hal yang benar, walaupun kenyataannya tidak.’ Tapi apa yang dilakukan masih bisa diberikan pembenaran. Berikan si dia kesempatan untuk melakukan hal yang sama juga.

Keep it Simple

Mudah memuaskan pria – membiarkan mereka nonton pertandingan sepak bola Liga Eropa atau memelototi keseksian Megan Fox hanyalah dua contoh simpel. Well, sama halnya dengan urusan seks. Menurut sebuah survey, 42% pria akan memilih penetrasi dengan oral, anal dan hal-hal lain. “Wanita kerap berpikir bahwa pria lebih memilih melakukan anal atau oral,” menurut Dr. Ian. “Pria mungkin lebih memilih anal kalau ukuran mereka tidak bisa memenuhi area Miss Cheerful.

Tapi untuk oral seks, harus diingat kalau sesi satu ini tidak akan memberikan kepuasan secara emosional seperti halnya melakukan penetrasi.” Salah satu solusi tersimpel adalah melakukannya dengan posisi missionary. So just try it, darling!

Pria Tidak Menginginkannya Setiap Malam

Anda mungkin berpikir, rutinitas seks yang ideal melibatkan beberapa ‘ronde’ dalam satu malam. Namun banyak pria memilih melakukannya hanya dua hingga tiga kali dalam seminggu (41% memilih melakukannya lima kali dalam seminggu). “Ini merupakan kabar baik bagi wanita yang suka memaksakan diri untuk melakukan seks dengan pasangan,” kata Dr. Ian. “Tapi bagi Anda yang memilih gairah seks rendah, tidak perlu menunggu sampai si dia ‘menyerang’ Anda – cari tahu keinginannya dengan sesekali meminta ciuman dari si dia.

13 mitos tentang seks

Berikut 13 mitos tentang seks:
1. Gairah seks pria lebih besar ketimbang wanita
Bahan bakar gairah seks adalah testosteron, dan pada pria kadarnya memang lebih tinggi daripada wanita. Meski begitu, menurut konselor seks di AS, Denise Knowles, faktanya bisa lain. Keluhan menurunnya gairah seks para pria bertambah dan ini berkaitan dengan gaya hidup, jadi tidak melulu dipengaruhi hormon. Mungkin saja kadar hormon testosteron seorang pria itu normal, tetapi ia mengalami kelelahan, stres, gairah seksnya bisa menurun. Usia yang menua, kegemukan, kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol dan psikotropika, bisa pula berdampak pada ereksi. Jadi, para wanita jangan percaya mitos. Wanita pun bisa menjadi motivator atau pegang kendali saat berhubungan seks. 

2. Kondom itu tameng sakti untuk segala jenis penyakit menular seksual
Jika dipakai secara tepat kondom bisa menangkal PMS seperti HIV, gonorea, dan klamidia, tetapi tidak cukup efektif untuk mencegah sifilis, herpes genital, atau kulit kelamin. Dr. Patrick French, konsultan penyakit kelamin dan saluran kencing di London, menjelaskan, \"Infeksi ini menular lewat kontak kulit dan memengaruhi bagian tubuh yang tidak tertutup kondom. Bagaimanapun, kondom masih bisa mengurangi risiko penularan itu hingga 50 persen.\" 

3. Anda tak bakal kena PMS dari seks oral
Salah besar! PMS jenis herpes, sifilis, klamidia, gonorea, dan uretritis nonspesifik (peradangan saluran kencing yang kerap dialami pria) bisa terjadi lewat oral seks. Risiko tertular HIV juga tetap tinggi, terutama bila terdapat luka di mulut. 

4.Tidak semua wanita punya G-spot
Tentu saja semua wanita punya G-spot atau tombol untuk orgasme berulang kali. Cara menikmatinya, rileks dan jelajahi apa yang membuat Anda bisa orgasme. 

5. Orgasme pada wanita bisa membantu mempercepat kehamilan
Teori di balik mitos ini menyatakan, kontraksi vaginal selama wanita orgasme membantu sperma melesat untuk membuahi telur. \"Faktanya, jika sperma tidak trengginas atau kurang gesit, kontraksi tak cukup kuat untuk mendorongnya menuju sel telur,\" kata Dr. Dawn Harper, seorang ahli seksologi di AS. 

6. Ejakulasi di luar (terputus) tidak menyebabkan kehamilan
Yang benar, sperma terdapat di dalam cairan seminal yang dilepaskan sebelum pria mengalami ejakulasi. Jadi, meskipun pria menarik penisnya keluar sebelum orgasme, pasangannya tetap saja bisa hamil. 

7. Wanita tak bisa lagi menikmati seks setelah menopause
Justru banyak wanita yang mengaku memiliki hubungan seks terbaiknya setelah menopause karena tak khawatir akan hamil. Jadi, lebih bebas menikmati seks, apalagi kini mudah mendapat terapi sulih hormon, sehingga gangguan vagina kering dan sebagainya tak lagi jadi masalah. Enak `kan? 

8. Risiko tertular HIV kini telah menurun
Ini asumsi yang membahayakan karena HIV masih menjadi salah satu ancaman serius yang begitu cepat meningkat. Memang terapi obat menambah harapan hidup pengidapnya, tetapi tetap saja sindroma ini belum bisa diobati, dan virusnya bisa kebal obat. HIV merusak sistem imun, sehingga tubuh rentan terhadap serangan berbagai macam infeksi. 

9. Fantasi seks sejenis menandakan Anda gay
Sama sekali tidak! Fantasi merupakan hal normal dan tak menunjukkan sama sekali apakah Anda gay, biseksual, atau yang lain. Fantasi lebih disebabkan oleh rasa penasaran. Fantasi tentang apa saja tidak selalu berarti Anda menikmati betul jika itu menjadi nyata. Hal terindah dan fantasi hanya ada dalam pikiran Anda. 

10. Seks haram bagi pengidap penyakit jantung
Memang banyak kisah tentang pasien gangguan jantung yang mendapat serangan ketika tengah asyik berhubungan intim. Menurut Dr. Harper, pengidap penyakit jantung bisa tetap memiliki kehidupan seks yang normal. Namun, jika merasa nyeri dada saat berhubungan seks, Anda harus berhenti segera dan periksa ke dokter. Seks adalah sesuatu yang baik karena dapat meningkatkan sistem imun dan energi, juga mengurangi stres. 

11. Tanpa orgasme berarti seks Anda sangat buruk
Suksesnya hubungan seks yaitu jika kedua pasangan betul-betul menikmati dan tidak tergantung pada orgasme. Begitu yang diyakini para pakar. Anda juga `kan? 

12. Seks selama kehamilan bisa melukai calon bayi
Kebanyakan wanita hamil bisa memiliki kehidupan seks yang sehat. Namun, ada dua kekecualian, jika Anda mengalami plasenta previa (ari-ari menutupi jalan lahir), seks bisa menyebabkan perdarahan dan kelahiran prematur. Juga sebaiknya tidak berhubungan seks jika si wanita mengalami perdarahan atau kontraksi setelah bercinta. Hal ini bisa menyebabkan kelahiran prematur. Sabar, ya!
13. Berhubungan seks di masa menstruasi tak menimbulkan kehamilan
Masa ovulasi (subur) pada wanita adalah 14 hari sebelum masa haid, bukan 14 hari setelah haid terakhir. Jadi kemungkinan terjadinya kehamilan tetap ada. So, hati-hati!
Sekitar 364 pria dewasa secara sukarela menjadi responden sebuah penelitian di Amerika dan India. Kesuburan mereka dievaluasi terus menerus. Sebelumnya, para pria tersebut dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan jumlah sperma mereka.
Dan hasil riset pun bicara. Para pria dengan jumlah sperma dalam kisaran normal dan menggunakan telepon genggam lebih dari empat jam per hari, ternyata memproduksi 23% lebih sedikit ketimbang para pria yang sama sekali tak menggunakan ponsel.
Temuan lain yang tak kalah menarik, ternyata proporsi dari sperma yang tergolong \"sehat-bugar\" hanyalah 21% dari para maniak pengguna ponsel tersebut.
Sedangkan mereka yang tak menggunakan ponsel, sperma yang fit untuk \"berenang\" hingga ke sasaran tersebut mencapai sekitar 40% dari seluruh sperma yang ada.